Tuesday, September 18, 2007

pe er ( hareee geneee...)

baru buka blog ternyata liat di SB klu ada pr dari jeng ini, ya udah deh kerjain ajah secara juga lagi punya waktu luang....

8 of my Current habits....

  1. Moody, hanya dalam hitungan menit perasaan suka berubah. jadi tiba - tiba suka bete gituu, padahal klu dipikir2 kadang 'ga ada juga pemicunya , ribett deh..
  2. Bawain anak 'ngukur jalan di kompleks, pagi pagi pass dia bangun tidur, lengkap dengan atributnya : kompeng di mulut, pluss Tazz di pangkuannya..nice
  3. Mengkhayal sebelum tidur, wah ini paling 'ga bisa dilupain neh....asikk lagi bisa 'jadi ini dan itu plus punya 'ini dan 'itu...hmmmm
  4. Bangun tidur langsung 'turn-on music ,sembari menunaikan pekerjaan rumah neh, jadi acara 'ngepell nya jadi semangat apalagi klu music nya ok, wah bisa dibarengi 'goyangan yang yahudd tuh....hihihi...
  5. Baca sambil tiduran, walaupun pada akhirnya kebanyakan bablas dibawa tidur sampai bentuk bukunya 'ga menentu..
  6. Ngobrol & belajar sama Jeremy sebelum berangkat tidur. ini wajib hukumnya klu ga anakku bakal protezzz...kadang dia langsung bawa bukunya sendiri truss sibuk nanya ini dan itu..
  7. Suka kalap beli snacks atau cookies padahal belum tentu dimakan udah gitu pake acara lupa pun klu tadi beli, keingetnya pas udah ga bisa di makan ajah..
  8. Katanya seh mau window-shopping tapi suka bablaszzzzz habis 'lutjuhh, udah gitu ada tulisan gede2 SALE 50%+20, hanya buat 3hari truss mikir lagi belum tentu besok2 dapat barang bagus dengan harga miring kek gini dan runtuhlah pertahanan imanku halahhh ...dasarrrr
Akhirnya selese juga, sekarang gantian neh, mau 'nimpukk siapa ya? tapi temans harus tau ya aturan mainnya kek yang dibawah ini ya...

Aturan mainnya:
1. Each blogger must post these rules
2. Each blogger starts with eight random facts/habits about themselves
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their eight things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose eight people to get tagged and list their names
4. Don't forget to leave them a comment telling them they've been tagged and to read your blog.

Ayoo temans silahkan dikerjain pe er nya yakk....

mama janna
mama rashel
mba vivie
jeng meity
plus klu ada yg BW dan merasa, boleh juga kok dikerjain yakk, hehehe

Wednesday, September 12, 2007

Andy, Sahabat Yesus

Ada seorang bocah kelas 4 SD di suatu daerah di Milaor Camarine Sur, Filipina, yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah bebatuan dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya di mana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan.

Setiap kali berhasil menyeberangi jalan raya tersebut, bocah ini mampir sebentar ke Gereja setiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan. Tindakannya selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman tersebut.

“Bagaimana kabarmu Andy? Apakah kamu akan ke sekolah?”

“Ya, Bapa Pendeta!” Balas Andy dengan senyumnya yang menyentuh hati Pendeta tersebut.

Dia begitu memperhatikan keselamatan Andy sehingga suatu hari dia berkata kepada bocah tersebut, “Jangan menyeberang jalan raya sendirian. Setiap kali pulang sekolah kamu boleh mampir ke Gereja dan saya akan menemani kamu ke seberang jalan. Jadi dengan cara tersebut saya bisa memastikan kamu pulang ke rumah dengan selamat.”

“Terima kasih, Bapa Pendeta.”

“Kenapa kamu tidak pulang sekarang? Apakah kamu tinggal di Gereja setelah pulang sekolah?”

“Aku hanya ingin menyapa kepada Tuhan… sahabatku.”

Dan Pendeta itu segera meninggalkan Andy untuk melewatkan waktunya di depan altar berbicara sendiri, tapi kemudian Pendeta tersebut bersembunyi di balik altar untuk mendengarkan apa yang dibicarakan Andy kepada Bapa di Surga.

Andy berkata…

Engkau tahu Tuhan, ujian matematikaku hari ini sangat buruk, tetapi aku tidak mencontek walaupun temanku melakukannya.

Aku makan satu kue dan minum airku. Ayahku mengalami musim paceklik dan yang bisa kumakan hanyalah kue ini. Terima kasih buat kue ini Tuhan! Aku tadi melihat anak kucing malang yang kelaparan dan aku memberikan kueku yang terakhir buatnya. Lucunya, aku nggak begitu lapar.

Lihat, ini selopku yang terakhir. Aku mungkin harus berjalan tanpa sepatu minggu depan. Engkau tahu sepatu ini akan rusak, tapi tidak apa-apa… paling tidak aku tetap dapat pergi ke sekolah.

Orang-orang berbicara bahwa kami akan mengalami musim panen yang susah bulan ini, bahkan beberapa temanku sudah berhenti sekolah. Tolong bantu mereka supaya bisa sekolah lagi. Tolong Tuhan…

Oh ya, Engkau tahu ibu memukulku lagin karena aku nakal. Ini memang menyakitkan, tapi aku tahu sakit ini akan hilang, paling tidak aku masih punya seorang Ibu.

Tuhan, Engkau mau lihat lukaku? Aku tahu Engkau mampu menyembuhkannya, di sini… di sini… aku rasa Engkau tahu yang ini kan? Tolong jangan marahi Ibuku ya? Dia hanya sedang lelah dan kuatir akan kebutuhan makanan dan biaya sekolahku… Itulah mengapa dia memukul kami.

Oh Tuhan… Aku rasa aku sedang jatuh cinta saat ini. Ada seorang gadis yang cantik di kelasku, namanya Anita. Menurut Engkau apakah dia akan menyukaiku? Bagaimanapun juga paling tidak aku tahu Engkau tetap menyukaiku karena aku tidak usah menjadi siapapun hanya untuk menyenangkanMu. Engkau adalah sahabatku.

Hei… ulang tahunMu tinggal dua hari lagi, apakah Engkau gembira? Tunggu saja sampai Engkau lihat, aku punya hadiah untukMu. Tapi ini kejutan bagiMu. Aku berharap Engkau akan menyukainya.

Ooops aku harus pergi sekarang.

Kemudian Andy segera berdiri dan memanggil Pendeta itu, “Bapa Pendeta, Bapa Pendeta, aku sudah selesai bicara dengan sahabatku, anda bisa menemaniku menyeberang jalan sekarang!”

Kegiatan tersebut berlangsung setiap hari, Andy tidak pernah absen sekalipun.

Pendeta Agaton berbagi cerita ini kepada jemaat di Gerejanya setiap hari Minggu karena dia belum pernah melihat suatu iman dan kepercayaan yang murni kepada Allah… suatu pandangan positif dalam situasi yang negatif.

Pada hari Natal, Pendeta Agaton jatuh sakit sehingga dia tidak bisa memimpin gereja dan dirawat di rumah sakit. Gereja diserahkan pengelolaannya kepada 4 wanita tua yang tidak pernah tersenyum dan selalu menyalahkan segala sesuatu yang orang lain perbuat. Mereka juga sering mengutuki orang yang menyinggung mereka.

Mereka sedang berlutut memegangi rosario mereka ketika Andy tiba dari pesta Natal di sekolahnya, dan menyapa “Halo Tuhan… Aku…”

“Kurang ajar kamu bocah!!! Tidakkah kamu lihat kami sedang berdoa???!!! keluar…!!!”

Andy begitu terkejut, “Di mana Bapa Pendeta Agaton? Dia seharusnya membantuku menyeberangi jalan raya. Dia selalu menyuruhku mampir lewat pintu belakang Gereja. Tidak hanya itu, aku juga harus menyapa Tuhan Yesus, ini hari ulang tahun-Nya, aku punya hadiah untuk-Nya…”

Ketika Andy mau mengambil hadiah tersebut dari dalam bajunya, seorang dari keempat wanita itu menarik kerahnya dan mendorongnya keluar Gereja.

Sambil membuat tanda salib ia berkata “Keluarlah bocah… kamu akan mendapatkannya!!!”

Oleh karena itu Andy tidak punya pilihan lain kecuali sendirian menyeberangi jalan raya yang berbahaya tersebut di depan Gereja.

Dia mulai menyeberang ketika tiba-tiba sebuah bus datang melaju dengan kencang, sebab di situ ada tikungan yang tidak terlihat pandangan.

Andy melindungi hadiah tersebut di dalam saku bajunya, sehingga dia tidak melihat datangnya bus tersebut.

Waktunya hanya sedikit untuk menghindar, tapi itu tidaklah cukup…

Dan…

Andy pun tewas tertabrak. Orang-orang di sekitarnya berlarian dan mengelilingi tubuh bocah malang yang tak bernyawa tersebut.

Tiba-tiba, entah muncul darimana ada seorang pria berjubah putih dengan wajah yang halus dan lembut namun penuh dengan air mata datang dan memeluk tubuh bocah malang tersebut. Dia menangis.

Orang-orang penasaran dengan dirinya dan bertanya, “Maaf Tuan, apakah Anda keluarga bocah malang ini? Apakah Anda mengenalnya?”

Pria tersebut dengan hati yang berduka karena penderitaan yang begitu dalam segera berdiri dan berkata, “Dia adalah sahabatku.”

Hanya itulah yang dia katakan.

Dia mengambil bungkusan hadiah dari dalam baju bocah malang tersebut dan menaruhnya di dadanya. Dia lalu berdiri dan membawa pergi tubuh bocah malang tersebut dan keduanya kemudian menghilang. Kerumunan orang tersebut semakin penasaran…

Di malam Natal, Pendeta Agaton menerima berita yang sungguh mengejutkan. Dia berkunjung ke rumah Andy untuk memastikan pria misterius berjubah putih tersebut. Pendeta itu bertemu dan bercakap-cakap dengan kedua orang tua Andy.

“Bagaimana Anda mengetahui putera Anda meninggal?”

“Seorang pria berjubah putih yang membawanya kemari.” ucap ibu Andy terisak.

“Apa katanya?”

Ayah Andy berkata, “Dia tidak mengucapkan sepatah katapun. Dia sangat berduka. Kami tidak mengenalnya namun dia terlihat sangat kesepian atas meninggalnya Andy sepertinya Dia begitu mengenal Andy dengan baik. Tapi ada suatu kedamaian yang sulit untuk dijelaskan mengenai dirinya. Dia menyerahkan anak kami dan tersenyum lembut. Dia menyibakkan rambut Andy dari wajahnya dan memberikan kecupan di keningnya kemudian Dia membisikkan sesuatu…”

“Apa yang dia katakan?”

“Dia berkata kepada puteraku… ‘Terima kasih buat kadonya. Aku akan segera berjumpa denganmu. Engkau akan bersamaku.’”

Dan sang Ayah melanjutkan, “Anda tahu kemudian, semuanya itu terasa begitu indah. Aku menangis tetapi tidak tahu mengapa bisa demikian. Yang aku tahu aku menangis karena bahagia… aku tidak dapat menjelaskannya Bapa Pendeta, tetapi ketika Dia meninggalkan kami ada suatu kedamaian yang memenuhi hati kami. Aku merasakan kasihnya yang begitu dalam di hatiku… Aku tidak dapat melukiskan sukacita di dalam hatiku. Aku tahu puteraku sudah berada di Surga sekarang. Tapi tolong katakan padaku, Bapa Pendeta, siapakah Pria ini yang selalu bicara dengan puteraku setiap hari di Gerejamu? Anda seharusnya mengetahui karena Anda selalu berada di sana setiap hari, kecuali pada waktu puteraku meninggal.”

Pendeta Agaton tiba-tiba merasa air matanya menetes di pipinya, dengan lutut gemetar dia berbisik, “Dia tidak berbicara dengan siapa-siapa, kecuali dengan Tuhan.”


Friday, September 7, 2007

Jeremy & Dira





Dira ini anak "tts' alias anak tetangga sebelah rumah, umurnya hanya terpaut 1bulan lebih tua dari Jeremy. mereka ini kompak banget, klu bangun pagi gitu ya pasti yang perempuan udah nyamperin kerumah kadang kaget juga kok tiba2 udah nongol ajah, ga pa pa deh walaupun masih pada belekan yang penting say 'hi ajah duluuh, gitu kalee ya, pergi ke undangan ultah, jogednya mesti sama juga. naik sepeda suka boncengan ber-2, truss klu aku suruh photo bareng gitu langsung deh pada gaya..centil!! dasarr.. ga tau deh bilangnya sebenarnya yang paling genit siapa, soalnya mereka ber-2 klu ga ketemu emang cari2 an jugah. sengaja neh ditampilin biar ntar gede surpress mereka ngeliatnya, hehehe..

klu lagi ke mall




klu kita lagi ke mall pas belanja bulanan gitu, pasti deh kita harus spare-in waktu buat Jeremy, ya klu ga mandi bola pasti harus naik 'Jerapah at least 2x putaran, nah klu mandi bola kita pasti minimal abisin waktu 1jam. asli memang Jeremy suka banget main bola truss ntar dilanjut maen perosotan atau ayunan secara ditempat ini biasanya banyak mainan khusus buat anak2. oiya, Jeremy juga paling ga bisa dibantah buat naik eskalator minimal 3 - 4x, ampuun sampai sakit pinggang.

Monday, September 3, 2007

fun day @ Harris Resort

Hari Minggu kemaren ada acara Fun Day antara Garuda District Batam dengan Seluruh Travel Agent di Batam. acaranya bertajuk Fun Day GA - AGENT, " Hari ini Kita Sama", bertempat di Harris Resort Batam. Dari kantor yang bisa dateng cuman 5 orang, ada eike, bunda ana, Tiwi, Mas Ipun sama Taufik. ** walaupun diriku sebenarnya bukan dr Divisi Ticketing, tapi secara anak2 ini maksain 'Mak-Bun" ini buat ikutan, jadilah diriku ikut, hihihi**


Panitian nyiapin beberapa aramada juga untuk menuju lokasi acara. Jadi kita berangkat dari salah satu 'me
eting point' jam 8.30am menuju tempat acara. dalam perjalanan udah seneng banget karena cuacanya cuerahh banget secara di Batam lately kan mendung dan hujan 'mulu. tiba disono udah disambut oleh para panitianya dengan tarian poco2, hehehe..., langsung deh kita menuju tempat yang udah disediain, truss langsung acara "Warming-up " dengan hiburan dari band yang emang udah disiapin, langsung deh satu2 pada ditarik ke depan stagenya buat joged bersama, halahhh....udah gitu langsung dilanjutin dengan 'fun aerobic'. setelah Welcome Speech dari GM nya Garuda, baru deh acara Ice Breakernya dimulai, semua pesera langsung dibagi menjadi 4 kelompok, dan dikasih tugas buat cariin nama kelompoknya dan kasih yel-yel nya juga. Nah, diriku bareng Tiwi **ceile** masuk kelompok yang ke-4. Nama groupnya kita setelah mufakat secara kan mesti musyawarah dulu, halahh : " Monek" alias Modal Nekat. kenapa juga modal nekat? habis katanya semua2 nya harus modal nekat, contohnya neh katanya mau Issued Ticket harus nekat , apa iya yahh...hehehe..truss lirik lagunya si "Jablai" diganti in deh dengan yang ini : " waktu tamasya ke Harris Resort, pulang pulang kubawa hadiah, hadiahnya dari Garuda Sayang, satu tiket pp ke Jakarta. Lai lai lai lai lai lai, Monek yang nomer 1, Lai lai lai lai lai lai Garuda Idola ku.
dan hasilnya kita jadi Juara Session ini dong, hehehe...

Memasuki games berikutnya walah malah hujan tiba2 datang....jadi acara basah2 an deh, gitu kelar makan siang langsung deh menuju poolnya disana sudah disiapin 4 team untuk water games nya seperti : Ngisi Galon Air Bocor, Water Polo truss Water Tug O War juga. walaupun sambil diguyur hujan tapi para pemain & penonton nya tetap semangat dong. hehehe
Truss kira2 jam 3-an sore gitu hujan nya mulai reda, truss mulai deh acara Lucky Drawnya. diriku emang ga pernah lucky deh untuk acara2 seperti ini, beneran lohh...keknya emang kita harus selalu kerja keras kalau pengen sesuatu.. Nothin for Free 'Man... hihihi..
Hadiahnya macem2 mulai dari Kipas angin, Rice Cooker, Akomodasi, Meals Voucher, TV, sampai Grand Prize nya berupa tiket pp : Bth/Dps/Bth dengan Garuda plus akomodasi di Hotel bintang 4 di Bali **mau banget** dan guess what yang menang sapa? si Tiwi gitu loh, berhasil membuat iri yang lain secara dia yang menangin Grand Prize nya ini. Congratss ya say.., Jangan lupa oleh2 nya dari Bali, awas lohhh....**maksa.com**

Jam 4-an sore gitu acaranya kelar, dijalan baru berasa banget kepala snut - snut akibat kena hujan tadi. aduhh capekk tapi fun juga, sering2 ajah ya hehehe...