Wednesday, August 19, 2009

lanjutkan...!

Aku sama hubby dapat bernafas lega karena Jeremy udah mulai bisa adapt dengan situasi yang baru sejak masuk sekolah. kami akui hampir di 2 minggu pertama berat banget untuk menghadapi sikapnya yang terkadang ogah2 an untuk berangkat sekolah, apalagi sempat beberapa hari Jeremy harus bareng pulang dengan saya dari sekolah jam 4.15 sore, artinya Jeremy mesti nunggu satu jam lebih 15 menit karena bubaran sekolah jam 3 sore. Sempat berasa bersalah banget seh, truss akhirnya kita rembukan lagi sama hubby dan manage orang yang emang kita percayai untuk jemput Jeremy pulang sekolah, lebih awal dari aku! Nah, sejak saat itu, berasa banget perubahan Jeremy ' in a postive way'. Mau berangkat dan pulang sekolah bawaannya udah mulai ceria. Apalagi klu sudah ketemu hari Jumat, asli Jeremy happy banget karena hari tu semua akan pakai baju kaos warna houses masing2, truss pagi2 khusus anak TK akan melakukan senam ceria, truss di jam terakhir nanti grup2 houses akan melakukan kegiatan bersama2, khusus di hari Jumat juga anak2 pulangnya jam 2 siang.

Truss minggu lalu, aku sama hubby sempat manage ngomong sama homeroom dan co-teachernya Jeremy, untuk mendiskusikan progress nya Jeremy so far, dan thank's GOD, reviewnya baik banget. hal mendasar yang sempat kami khatirkan adalah bagaimana proses sosialisasi Jeremy di kelas dengan teman2 nya. berangkat dari latar belakang Jeremy yang selama ini lebih suka bermain di rumah sama adeknya ajah, truss yang selama ini Jeremy juga menjadi 'central perhatian' seisi rumah dan sekarang dia harus berbagi dengan orang2 yang selama ini tidak dia kenal di sekolah. Bagaimanapun juga pasti ada rasa penolakan atau tidak nyaman di hatinya. Hal2 ini lah yang sempat mengganggu pikiran aku sama hubby tapi syukurlah gurunya meyakinkan kami kalau so far Jeremy dapat berinteraksi dengan baik di kelasnya. dan somehow, lately Jeremy started to mentioned few names of his close friends.

Mudah2 kedepannya juga makin baik buat Jeremy, untuk saat ini kami belum terlalu mementingkan nilai akademiknya, toh untuk saat ini anak2 lebih diajak belajar sambil bermain. Dalam mereka melakukan satu permaian toh muatan2 konsep pembelajarannya sudah dimasukkan. Nilai di kertas tidaklah segalanya, kami lebih menyukai bagaimana proses pembelajaran itu terjadi buat Jeremy.

Good job abang Emi! lmmmuuuaaaacccchhhhh....